Blusukan Online Pemerintah


Blusukan ala Jokowi memang menjadi sebuah model baru pemimpin di Indonesia.  Setelah bertahun-tahun dicekoki dengan formalitas dan basa basi, rakyat akhirnya bisa dengan spontan mencurahkan segala macam masalahnya kepada sang pemimpin. Tetapi ada masalah besar dari blusukan, yaitu biasanya dilakukan di kawasan masyarakat menengah ke bawah. Selain itu biasanya dilakukan di siang hari ketika para kelas menengah yang sebagian besar pekerja formal sedang berada di kantor. Artinya ada gap aspirasi dimana kelas menengah yang jumlahnya cukup substansial kurang didengar pendapatnya.

Memang sulit membayangkan Jokowi blusukan ke dalam kantor atau lorong-lorong kost-kostan kelas menengah. Selain sulit dilakukan, hal ini juga bisa cukup mengganggu kinerja para kelas menengah motor ekonomi bangsa ini. Lalu bagaimana cara agar pemerintah mau mendengar suara kelas menengah? Jawabannya sih gampang, tinggal dengarkan saja di social media atau orang sekitar pegawai pemerintahan. Tetapi tentunya cara ini terlalu sporadis dan tidak terorganisir dan terukur.

Cara yang lebih rapi adalah menyediakan wadah online yang menampung aspirasi warga sekaligus dengan responnya. Loh bukannya itu sudah ada di website pemerintahan? Ya, tapi tidak jelas kelanjutan serta respon dari aspirasi kita. Selain itu hobi pemerintah kita adalah memperumit hal yang sederhana, misalnya DPR yang langsung menyodori flowchart rumit dan tidak jelas maksudnya seperti dibawah ini:

Ini adalah flowchart gila dan bodoh karena tidak menunjukan respon terhadap pemberi aspirasi. Lalu apa gunanya beraspirasi kalau kita tidak tahu aspirasi kita sampai dimana.

Saya pribadi lebih menyukai model petisi online yang dibuat oleh Whitehouse yang bisa anda lihat di : http://petitions.whitehouse.gov. Disini sangat jelas petisi anda isinya apa, berapa orang yang mendukung serta respon resmi dari penghuni White House. Respon ditulis tidak dengan basa-basi yang formal dan tidak efisien tetapi menggunakan bahasa yang sangat mudah dipahami khususnya oleh kelompok orang yang mungkin mengajukan petisi tersebut.

Salah satu contohnya adalah petisi yang berjudul Secure resources and funding, and begin construction of a Death Star by 2016. Death Star adalah spacestation fiktif raksasa yang mampu mengeluarkan laser penghancur planet, anda penggemar Star Wars tentu juga ingin negara anda memiliki Death Star. Terdengar konyol tetapi pembuat petisi memberi alasan yang masuk akal diantaranya: the government can spur job creation in the fields of construction, engineering, space exploration, and more. Di negara yang sedang mengalami krisis, alasan pembukaan lapangan pekerjaan sepertinya cukup masuk akal.

Secara tak diduga petisi ini direspon oleh Gedung Putih, anda bisa membaca jawabannya di link ini. Dari tata bahasanya, terlihat bahwa staf Gedung Putih sebisa mungkin tidak merendahkan orang-orang yang menyetujui ini, bahkan Gedung Putih menunjukan betapa dekatnya negara mereka dengan hal-hal yang ada di dunia Star Wars.

Selain contoh tersebut anda bisa melihat bagaimana profesionalitas respon Gedung Putih di petisi yang berjudul We request that Obama be impeached for the following reasons. Yang kemudian dijawab oleh Gedung Putih dengan judul The Short Answer is No, but Keep Reading. Tentunya judul seperti ini langsung mendorong orang yang sudah antipati dengan jawaban tidak untuk membaca lebih lanjut.

Dengan metode seperti ini tentunya pemerintah memiliki media untuk mengukur opini publik khususnya yang memiliki akses terhadap internet. Ditambah dengan respon yang benar-benar komunikatif, maka media ini juga bisa menjadi alat propaganda yang baik.

Semoga pemerintah mulai melirik cara-cara semacam ini, atau mungkin saja sebenernya SBY sering blusukan online di Kaskus sebagai silent reader. Mungkin.

2 thoughts on “Blusukan Online Pemerintah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s