Dewasa


Tahun 2010 telah berjalan nyaris dua bulan, selama dua bulan skripsiku nyaris tidak berjalan. Entah mengapa saya tidak pernah terfikir untuk mengerjakannya dengan lebih serius. Tetapi bukan berarti saya ga produktif, selama waktu itu saya terlalu asik bekerja di Kantor Urusan Internasional, dan bekerja di situ sangat menyenangkan. Bahkan saya merasa bekerja itu memang sangat menyenangkan.  Merasa produktif dan berguna bagi orang lain.

Tetapi setelah hari ini melihat orang-orang wisuda, saya merasa aneh. Melakukan hal yang tidak dilakukan kebanyakan orang lain memang menyenangkan, tetapi tidak mampu melakukan hal yang dilakukan kebanyakan orang lain sangatlah memuakan.

Kemudian saya pun terfikir, inilah kehidupan orang dewasa? ketika kita akan selalu diberi pertanyaan saat kita bangun “apa yang akan kamu lakukan hari ini?”. Terdapat banyak pilihan dan semuanya benar sekaligus salah.  Time management adalah suatu hal yang sangat penting bagi seseorang yang “seharusnya” sudah dewasa. Tentu anda sudah mengenal kata-kata ini, menjadi tua itu pasti, menjadi dewasa adalah sebuah pilihan.

Di bulan Mei, saya akan berusia 22 tahun, seharusnya aku sudah cukup tua untuk being not-dewasa. Persimpangan jalan dimana kita bisa memilih menjadi dewasa, kekanakan, atau bajingan.

5 thoughts on “Dewasa

  1. hi mur, lama tidak membuka blogmu,,hehe..q suka kata2mu, melakukan hal yg tidak dilakuka orang lain memang menyenangkan tapi tidak bisa melakukan hal yg bisa dilakukan kebanyakan orang lain itu memuakkan =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s