Transnationalism in Everyday Life


Pada hari Jum’at 1 Agustus 2008, saya menjalani suatu hal yang menurut saya sangat banyak mengandung aktifitas transnasional. Ceritanya waktu itu saya bersama Kawabe Tomoko seorang mahasiswi Jepang yang saya temani melakukan penelitian tentang tari di Jogjakarta. Pada hari jum’at saya bersama dia pergi ke Starbucks di Ambarukmo Plaza Jogjakarta dan kami memesan kopi disana, saya Caffe Latte dan dia Ice Brewed. Lalu kami bercakap cakap untuk waktu yang lumayan lama sekitar 30 menit.

Hal tersebut memang terlihat sederhana, tapi setelah aku pikirkan ternyata banyak sekali unsur transnasionalisme yang terjadi. Mulai dari Starbucks sendiri, sebuah perusahaan multinasional asal Amerika yang menjajakan lifestyle minum kopi ala Italy, kemudian saya minum bersama orang Jepang dengan menggunakan bahasa Inggris. Oiya, satu lagi kopinya berasal dari Afrika, jadi paling tidak aktifitas minum kopi saya melibatkan 5 negara, at least Amerika dan Jepang terlibat langsung disini.

Ya, inilah transnasionalisme yang saya rasakan…

4 thoughts on “Transnationalism in Everyday Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s