Living in a Battlefield


Fear of War

Selama ini ketika saya melihat tayangan berita tentang perang saya hanya melihat perang sebagai sebuah fakta, lebih jauh lagi sebuah kejadian yang tak terelakan. Hingga di suatu hari di suatu tempat (rumah Solo) saya memainkan kembali game Metal Gear Solid, dan salah satu dialog yang ada di game itu membuat saya berfikir… Dialog itu diucapkan oleh Sniper Wolf (seorang Kurd) setelah dia ditembak oleh Solid Snake,

I was born on a battlefield. Raised on a battlefield. Gunfire, sirens and screams… they were my lullabies… Hunted like dogs day after day… driven from our ragged shelters… That… was my life. Each morning, I’d wake up… and find a few more of my family or friends dead beside me. I’d stare at the morning sun…and pray to make it through the day

Kalimat di atas meskipun fiksi tetapi bisa dikatakan mewakili sebagian besar perasaan orang-orang yang hidup dalam medan perang, terlebih lagi sebagai pihak yang diserang. Perang yang bila dilihat di televisi ckup seru, orang saling tembak-menembak dan sebagian besar laki-laki menganggap itu keren. Tetapi diantara medan tembak tersebut bisa jadi terdapat rumah yang berisi seorang wanita dan beberapa anaknya (yang salah satunya mungkin Sniper Wolf), suatu hari bisa jadi ibu itu menemukan anaknya terkena tembakan atau serpihan bom ketika sedang mengambil air di sumur belakang rumah. Hal itu tentu saja akan membuat suadara-saudaranya menjadi sedih dan cemas… menanti kapan gilirannya untuk tertembak… dan yang bisa mereka lakukan diungkapkan oleh Sniper Wolf di akhir kalimatnya “I’d stare at the morning sun…and pray to make it through the day”

3 thoughts on “Living in a Battlefield

  1. ddpoet says:

    haha, it’s sadly funny that your blog reminds me of a scene from Oprah’s show today while waiting for Fafa to give me a ride to campus. It was about how divorce can effect children and Oprah said, “When separation happens, girls got very emotional, but boys just let the feelings float away and they become numb”

    do you think the same thing happens in the battlefield also?

  2. satya says:

    wah tnyata game bisa juga menginspirasi mas quthub buat menulis yah, haha… Tulis lg donk mas masalah perang… Dialog sniper wolfnya cukup menyentuh terutama yang kalimat terakhir

  3. pipiyo says:

    yes we are living in battlefield.
    you have to strunggle, tapi untuk diri sendiri. Maksudku ketika kamu sudah bisa menyelamatkan dirimu sendiri kamu bisa menyelamatkan orang lain. Ini bukan bentuk egois loh, karena ketika kamu sudah bisa menyelamatkan dirimu sendiri maka kamu harus menyelamatkan orang lain.
    seems too idealis??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s