Painful Side of Love


“Have you ever been in love? Horrible isn’t it? It makes you so vulnerable. It opens your chest and it opens up your heart and it means that someone can get inside you and mess you up. You build up all these defenses, you build up a whole suit of armor, so that nothing can hurt you, then one stupid person, no different from any other stupid person, wanders into your stupid life…You give them a piece of you. They didn’t ask for it. They did something dumb one day, like smile at you, and then your life isn’t your own anymore. Love takes hostages. It gets inside you. It eats you out and leaves you crying in the darkness, so simple a phrase like ‘maybe we should be just friends’ turns into a glass splinter working its way into your heart. It hurts. Not just in the imagination. Not just in the mind. It’s a soul-hurt, a real gets-inside-you-and-rips-you-apart pain. I hate love”. ~ Neil Gaiman

Onegin, adalah judul sebuah film yang bersetting di pedesaan Russia tahun 1880an, dimana feodalisme masih sangat terasa dan digambarkan cukup baik di film itu. Film itu sendiri sangat dingin, maksud saya tidak ada adegan yang benar-benar klimaks atau menegangkan. Tetapi setelah difikir ada sebuah pesan yang cukup berarti yang diberikan oleh film itu.
Cerita berawal ketika Onegin yang berada di st.Petersburg mendapat warisan rumah dan tanah di desa, lalu diapun pergi ke desa itu. Disana dia bertemu dengan Tatyana, seorang wanita cantik yang diperanan oleh Liv Tyler(hmm… i love her eyes and lips). Ternyata Tatya juga menyukai Onegin, bahkan dia yang pertama menyatakan perasaanya melalui surat.
Keduanyapun bertemu di sebuah acara para bangsawan dan saling mengugkapkan perasaan. Tetapi secara tak terduga Onegin mengatakan,”Semua ini paling hanyalah ledakan perasaanmu saja, karena aku mengagumi kecantikanmu, vice versa. Setelah ini kamu akan bersedih beberapa hari kemudian akan melupakanku dan kembali seperti biasa.” Setelah itu Onegin pergi dari desa itu dan berpetualang selama 5tahun.
Lima tahun kemudian, Onegin kembali ke st. Petersburg dan menghadiri sebuah acara. Disana dia bertemu dengan saudaranya yang ternyata menikah dengan Tatya 2 tahun yang lalu. Onegin pun bersedih karena ternyata dia tak bisa melupakan Tatya. Bebrapa hari kemudian Onegin nekat menemui Tatya yang sedang sindirian di rumah, dia kemudian mengajak Tatya untuk pergi, dia juga menanyakan, “apakah kamu bisa melupakanku?”, Tatya menangis dan meminta Onegin pergi. Onegin pun berkata pada Tatya,”apakah aku telah melukaimu?” Tatya menggelengkan kepala kemudian berkata, “Kamu melukaiku karena kembali lagi, sekarang pergilah dan jangan bertemu denganku lagi”
Coba saja anda tonton sendiri, dari film itu pesan yang saya tangkap adalah, Hal yang paling menyakitkan bukanlah ketika cinta kita tak terbalaskan, tetapi ketika kita terlambat menyadari bahwa kita benar-benar mencintai seseorang

2 thoughts on “Painful Side of Love

  1. wah saya terjebak di KKN Tim,
    jadi gak bisa nulis-nulis banyak….
    kafe-sophie akhir-akhir ini agak terbengkalai

    selamat menulis
    Rum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s